Skip to content

Kapan lagi kita bersyukur

2 September 2010

Sebenarnya malu saya mulai menulis ini, karena banyak nikmat yang Allah berikan yang saya abaikan, saya sangat jarang menyadari apalagi mensyukuri apa yang sudah Allah berikan, yang ada malah selalu mengeluh padahal kadang yang saya keluhkan adalah yang terbaik buat saya. Manusia….manusia…. diberi panas minta hujan, diberi hujan minta panas, diberi nikmat masih mengeluh.. apalagi diberi musibah? saat saya menulis inipun saya baru saja mengeluhkan kenapa saya koq terlunta-lunta begini, saya tidak mensyukuri nikmat hidup, nikmat sehat yang Allah berikan sampai detik ini. Maafin kekhilafan hamba yang terus menerus ini ya Allah.

Jika kita mau menyadari dan berikir sedikit saja, harusnya kita sangat malu sama Allah yang maha memberi. Allah memberi apa yang tidak kita minta, apalagi yang kita minta? Tentunya Allah selalu memberi apa yang kita butuhkan. Dan yang pasti Allah memberi kepada hambaNya yang pantas diberi. Kita tidak meminta tangan tapi Allah beri, kita tidak meminta mulut, tapi Allah kasih dll, semua Allah beri karena Allah maha tau kita butuh semua itu. Masih pantaskah kita minta diberi kenikmatan-kenikmatan yang lain sedangkan kenikmatan yang ada tidak kita syukuri? Masih pantaskah kita memohon kenikmatan-kenikmatan yang lain sedangkan kita malah menyalahgunakan kenikmatan yang ada?? Seberapa sering kita justru bermaksiat dengan fasilitas yang Allah berikan? Kita berjudi dengan tangan, mata, kaki, tubuh dll, bahkan uang yang semuanya itu dari Allah. Kita berdisko ria dan bermabuk-mabukan dengan fasilitas dari Allah. Dan bahkan ada yang masih mengeluh dan berkata “ya Allah kenapa aku kalah terus?” “Ya Allah kenapa kartuku jelek terus?” ga malukah kita?????????

Mari kita tela’ah, kita renungkan, kita berfikir, seberapa beruntungnya kita. Kita yang bergelimang dosa masih Allah beri kenikmatan yang harusnya kita tidak pantas menerimanya. Kita yang tidak pernah melakukan apa-apa buat Allah, tapi Allah masih berikan rahmatNya kepada kita. Kapan lagi kita harus bersyukur kalau tidak mulai detik ini???  Allah yang tiap detik sibuk mendengarkan doa kita, mengabulkan doa kita, memberi apa yang kita butuhkan, tapi kita tidak sedikitpun tau diri untuk berterimakasih padaNya. Untuk berkata “alhamdulillahirrabbil’alamin” saja berat sekali, apalagi melakukan tindakan-tindakan yang Allah sukai sebagai tanda rasa syukur kita. Ampuni kami ya Rabb…

Padahal janji Allah sudah pasti dalam firmanNya  ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu’ (QS:Ibrahim (14) :7 ). Terus, nunggu kapan lagi kita harus bersyukur????

Rabb… bimbing kami agar selalu mensyukuri nikmat yang Engkau berikan, jauhkan kami dari kekufuran, jadikan kami orang-orang yang pantas Engkau beri, karena tanpaMu kami takkan bisa berbuat apa-apa. Ampuni kami yang selama ini sombong ya Allah, kami yang merasa apa yang kami miliki adalah hasil jerih payah kami sendiri, ampuni kami yang selama ini selalu mengeluh tanpa sedikitpun mensyukuri nikmat yang sudah Engkau berikan.

5 Komentar
  1. semoga saja…semoga bisa..amin

  2. menulis itu panggilan jiwa, kenapa harus dijadwal untuk berbagi? hehehe😀 *kok jadi komenin komennya yah*

    • kemilauStardus: terima kasih masukkanya. saya baru 3 hari ini belajar membuat blog. jadi saya minta saran dari teman-teman semua. kalau keseringan posting, takut pada bosan. jadi saya minta pendapat para senior. sekali lagi terima kasih sarannya, jadi ga ragu lagi untuk posting tulisan sesering mungkin.

  3. Bersyukur di saat lapang dan sempit,,,, Allah lah segala tempat kembali🙂

    Salam semangat selalu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: