Skip to content

Jika Semua Tahu

1 September 2010

Allah menciptakan manusia dengan porsinya masing-masing, dan Allah menciptakannya dengan sangat sempurna. Kesempurnaan itu kadang terlihat pada diri manusia yang tidak bisa melihat, mendengar, berbicara dan lain sebagainya. Kekurangan pada mereka bukan karena ketidak sempurnaan Allah menciptakan manusia, justru karena kesempurnaan Allahlah itu semua terjadi. Mungkin kita sebagai manusia tidak akan bisa tau apa kekurangan dan kelebihan kita jika tidak  ada pembanding yang Allah ciptakan. Mungkin tidak ada rasa syukurnya pada diri kita jika Allah tidak membuat demikian, tapi kenapa justru kesempurnaan ciptaan Allah ini membuat kita “manusia” justru semakin mencaci ciptaan Allah dan merasa Allah tidak adil terhadap kita??? Sebagian kita justru merasa hina dan tak berguna ketika Allah memberi mereka tubuh yang kurang (menurut kita) padahal disisi lain Allah pasti memberi kelebihan yang tidak kita sadari. Sebagian dari kita justru menyisihkan dan mengucilkan “mereka” yang kita anggap tidak sempurna. Kan aneh, kita yang seharusnya bersyukur telah diberi lebih malah mencaci yang diberi kurang. Begitu juga yang merasa diberi kurang masih mengeluh, padahal coba kalau tidak diberi sama sekali mungkin mereka tidak akan merasakan hidup ini, coba mereka tu mau berfikir bahwa mereka tu sudah sangat beruntung masih diberi sama Allah. Sedikit saja pemberian Allah ke kita sebenarnya sudah sangat-sangat berharga bagi kita. Apalagi yang masih banyak protes dan mengeluh dengan perhiasan dunia, itu benar-benar sudah terlalu.

Andai semua tahu, andai semua mau tahu, mungkin tidak akan ada lagi kemunafikan, tidak akan ada kemaksiatan, tidak akan ada penyesalan, keluhan tentang ketidakberdayaan, tidak akan ada lagi kata-kata “tidak adil” ke Allah, dan semuanya pasti akan sesuai jalan Allah. Apakah semua itu bisa terjadi??? Sangat bisa dan saya yakin itu, jika mulai dari diri kita kita biasakan untuk sedikit berfikir dan bersyukur, lalu kita tularkan kedamaian yang kita dapat dari berfikir dan bersyukur itu keorang lain, maka Insya Allah jika kita lakukan dari sekarang dan dari hal yang paling mudah sekian tahun ke depan, anak cucu kita pasti akan terbiasa dengan cara hidup kita. Mari kita sama-sama belajar untuk masa depan, mari kita sama-sama belajar untuk kehidupan kita ke depan, mari kita sama-sama belajar untuk agama Allah, mari kita sama-sama belajar berfikir dan bersyukur dengan kesempurnaan yang Allah berikan ke kita, mari kita lihat kelebihan kita dan kita perbaiki kekurangan kita sedikit demi sedikit. Allahu Akbar………

From → renungan

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: