Skip to content

Cara jitu Allah

31 Agustus 2010

Allah punya cara sendiri untuk memimbing hambaNya, Allah tau saya adalah tipe orang yang tidak sabaran, apalagi dalam hal menunggu. Karena Allah sayang sama saya, maka sayapun dilatih untuk bersabar, saya sipaksa untuk tidak bisa berbuat apa-apa selain bersabar sampai akhirnya saya sadar bahwa kesabaran sangat perlu dalam hal-hal tertentu. Ini adalah hari kelima saya menunggu sesuatu yang belum pasti (menurut pengetahuan manusia) yang sebenarnya sudah Allah tulis dalam rencanaNya yang pasti. Disinilah kesabaran saya mau tidak mau harus saya gunakan. Hari-hari yang sebelumnya yang saya gunakan dengan mengeluh dan menggerutu, mulai tadi malam sudah agak berbeda, saya berusaha menikmati apa yang Allah kehendaki. Saya belajar sabar dan ikhlas menjalani semua ini. Alhamdulillah, semua pun terasa sangat menyenangkan, saya mulai menikmati detik demi detik indahnya menunggu, dan menanti dengan sabar yang Allah beri apa yang saya tunggu.

Begitulah cara jitu Allah dalam membimbing hambaNya, Allah tau apa yang baik yang kita tidak suka, Allah tau apa bagaimana cara kita mengatasinya. Kita kadang hanya bisa menggerutu,mengomel, dan mengeluh jika sesuatu itu tidak sesuai dengan kehendak kita. Kita hanya bisa mencari kesalahan-kesalahan orang jika apa yang kita lakukan tidak sesuai harapan. Kita tidak mau berfikir kalau sebenarnya dibalik semua kejadian, baik itu suka ataupun duka pasti ada pelajaran didalamnya. Allahu Akbar…… betapa maha hebatnya Allah, Tuhan kita. Allah selalu punya cara untuk membimbing kita, bahkan cara-cara Allah itu jarang kita sadari karena kita yang tidak mau berfikir.

Maaf udah dulu ya, perahu yang ditunggu sudah datang. Indahnya kesabaran menunggu membuahkan hasil, terima kasih ya Allah..  (kita lanjut nanti ya?)

sambungan……

Ok, kita lanjut….. Alhamdulillah, itu kata pertama yang harus saya ucapkan, saya sekarang sudah nyampai di tempat kerja dengan selamat tanpa sedikitpun halangan. Ternyata diulurnya saya sampai ditempat tugas juga salah satu cara jitu Allah membimbing saya. Dari rumah saya sudah membayangkan bahkan saya memvonis kalau sesampainya saya ditempat kerja adalah penjara buat saya, saya sudah buat pemikiran negatif pada apa yang akan saya lakukan, tapi lagi-lagi Allah membiarkan saya berfikir selama 4 malam dilosmen agar saya bisa menikmati hidup dimanapun tempatnya. Dan sekarang??? Tidak sama sekali seperti yang saya bayangkan, saya disambut dengan senyuman warga dan anak-anak didik saya. Saya seperti dikampung saya sendiri, dimanapun tempatnya, bagaimanapun keadaanya, semua terserah sama diri kita sendiri cara menyikapinya. Hidup memang sebuah pilihan, negatif atau positif… jika kita memilih negatif, maka saya yakin penderitaan yang akan kita dapatkan, tapi jika kita mau memilih positif, kebahagiaan telah menanti kita. Pilihlah mensyukuri dan menikmati apa yang sudah Allah kehendaki daripada mengeluh dan meratapinya. Insya Allah mari kita sama-sama belajar. Makasih ya Allah, lagi-lagi ilmu yang sangat berharga telah Engkau berikan kepada saya.

Terima kasih ya Allah atas pelajarannya hari ini, semoga bisa akan selalu saya pakai dihari-hari selanjutnya. Ampuni juga atas segala kekhilafan saya selama ini yang hanya bisa mengeluh tanpa mengambil hikmah dari kejadian-kejadian yang saya alami. Saya telah menyia-nyiakan pelajaran yang seharusnya sejak dulu saya terima, pantas aza kalau saya hanya seperti jalan ditempat tidak ada peningkatan. Semoga setelah hari ini saya akan bisa berubah, dan saya akan berusaha sekuat tenaga saya untuk itu. bimbing saya ya Allah, bimbing saya selalu, buat saya selalu menyertakan Engkau dalam setiap nafas, langkah dan setiap apapun dalam hidup saya.

From → renungan

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: