Skip to content

Aku Cuma Manusia

31 Agustus 2010

Sebenarnya hati ini menolak saat akan menulis kata “aku Cuma manusia”. Salah jika kita harus menggunakan kata “Cuma” sekedar untuk menutupi atau “ngeles” pengen keluar dari suatu kesalahan. Kalau kita salah dengan “enteng”nya kita berkata “aku kan Cuma manusia biasa, wajar kalau salah” begitu mudahnya kita mengatakan aku kan hanya manusia “biasa” padahal Allah jelas-jelas menciptakan kita sebagai “manusia” sebagai makhluk yang benar-benar sempurna paling sempurna diantara makhluk Allah lainnya. Kita diberi “akal” dan “nafsu” pada diri kita. Tidak seperti malaikat yang hanya diberi “akal”tanpa nafsu dan tidak seperti hewan yang hanya diberi “nafsu” tanpa akal. Koq bisa-bisanya kita berkata “kita Cuma manusia” terus dimana letak bersyukurnya kita?

Kita seharusnya sangat bangga menjadi manusia. Kurang apa Allah ciptain kita? “akal” bisa kita gunakan untuk memilih jalan mana yang akan kita tempuh dan siap bertanggung jawab untuk resiko dengan apapun yang kita tempuh, nafsu juga bisa memacu kita untuk selalu maju, maju dan berkembang. “akal” dan “nafsu” diciptakan dengan tugasnya masing-masing, dan kita sebagai yang mempunyai keduanya, harus bisa me”manage” mereka. Bukan malah “sombong” jika akalnya lagi berperan dan menyalahkan “nafsu” saat melakukan kesalahan.

Rasanya kita sangat-sangatlah tidak tau diri jika ciptaan Allah yang berupa diri kita yaitu manusia, hanya kita hargain dengan kata “Cuma” sedangkan semua makhluk Allah yang lain aza disuruh tunduk sama kita oleh Allah. Bukankah aneh jika diri kita yang “luar biasa” dianggap “biasa” justru sama pemiliknya, yaitu kita sendiri?

Eit…. hampir kelupaan, kita memang harus berbangga diri, tapi jangan kelewatan…. Kita memang harus menganggap diri kita ini adalah ciptaan Allah yang sempurna, karena Allah tidak akan menciptakan sesuatu dengan tidak sempurna, tetapi dengan kesempurnaan ini kita tidak boleh ”sombong” karena hanya Allah yang boleh “sombong”. Jangan karena kesempurnaan ini kita jadi tidak mau merendah sama Allah, kita memang sempurna sebagai ciptaan Allah, tapi kita sangat tidak ada apa-apanya di mata Allah, kita hanyalah sekelompok ciptaan Allah yang kapan saja Allah bisa apain juga.

Ya Allah, ampuni hamba jika dalam hati kecil saya masih terbersit sedikit ataupun banyak sifat sombong, buanglah sifat sombong itu dari hati hamba.  ya Allah… hamba memang makhluk ciptaan-Mu yang paling sempurna, tampi hamba tetaplah manusia yang jauh dari sempurna jika dibandingkan Engkau. Ampuni hamba ya Allah…..

From → renungan

One Comment
  1. SALAM KENAL, SALING MENGUNJUNGI serta SALING BERBAGI…. WAH, WEBNYA BAGUS. BISA TUKER LINK GA YAH…

    DENINDODUTACIPTA (*Arsitekture *Interior *Pertamanan)😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: